MENINGKATKAN KETRAMPILAN KELOMPOK PETERNAK KAMBING DI DESA GENGGELANG, KECAMATAN GANGGA (KLU) PASCA GEMPA MELALUI: PELATIHAN MANAJEMEN PEMERAHAN DAN PENANGANAN KESEHATAN KAMBING PERANAKAN ETTAWA UNTUK MEMPEROLEH SUSU YANG HIGIENIS

A Rai Somaning Asih, I Nyoman Sadia, Kertanegara Kertanegara, M. Dohi, K.G. Wiryawan Wiryawan

Abstract


Kabupaten Lombok Utara (KLU) adalah Kabupaten termuda di NTB yang mempunyai jumlah penduduk miskin mencapai 43,14%. Sebelum gempa keberhasilan KLU mengentaskan gizi buruk di Genggelang, Kecamatan Gangga, khususnya kelompok ternak “Kerta Bangkit” berhasil meningkatkan pendapatan keluarga peternak dari pejualan susu kambing, anak kambing dan kotoran kambing PE yang dipeliharanya. Namun setelah gempa pendapatan peternak dari hasil pemeliharaan kambing PE terhenti bahkan sebagian peternak menjual ternaknya karena tidak sempat mengurusnya. Hal ini mendorong staf Lab. Ternak Perah untuk melakukan perbaikan kembali keadaan peternak khususnya “Kelompok Ternak Kambing PE Kerta Bangkit” dengan memotivasi peternak untuk memelihara dan memerah kambingnya kembali dengan memberikan pelatihan “Manajemen Pemerahan Dan Penanganan Kesehatan Kambing Peranakan Ettawa Untuk Memperoleh Susu Yang Higienis”, dengan mengajak peternak Studi banding ke Peternaka “Gopala” dan sekaligus memberikan pelatihan secara langsung tentang system pemerahan yang baik dan bersih dan penanganan manajemen kesehatan yang tepat dengan mempraktikan langsung pada kambing yang ada di Peternakan Kambing “Gopala” di Kuranji LOBAR.. Kelompok ini masih memerlukan bimbingan teknik pemeliharan kambing perah agar dapat meningkatkan kembali status gizi mereka seperti tahun sebelumnya. Desa ini merupakan desa binaan khusus dari Lab Ternak Perah Fakultas Peternakan, UNRAM, dengan bekerja sama dengan mahasiswa Fakultas Peternakan yang berasal dari KLU, dengan mengirim kembali mereka untuk melakukan PKL dan penelitian (S1 dan S2) di tempat kelompok ternak ini dengan harapan mereka lebih bersemangat lagi, sehingga pendapatan mereka kembali meningkat. Kegiatan pengabdian ini dapat dikatakan berhasil karena antosiasme dan partisipasi peserta sangat baik, dan mereka melaksanakan dan mempraktikkan keterampilan yang sudah diperoleh selama mengikuti pelatihan, bahkan beberapa diantara mereka melakukan kontak via telpon maupun SMS untuk menanyakan hal-hal berkaitan dengan manajemen pemeliharaan kambing perah.

 

 


Keywords


Kambing Peranakan ettawa, penanggulangan gizi buruk, pemanfaatan susu kambing untuk gizi keluarga

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2012. Laporan Akhir Tahun Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Lombok Utara. KLU, Nusa Tenggara Barat.

Asih, A.R.S. 2006. Pengembangan Kambing Perah Sebagai Penghasil Susu untuk Meningkatkan Status Gizi Masyarakat Pedesaan di Pulau Lombok. ORYZA, Vol 3. Majalah ilmiah Universitas Mataram. Mataram

Harjanto, T. 2013. Menimbang Angka Kemiskinan di NTB, Lombok Post. 7 Februari 2013.

Noreply, 2007. Mengenal Kolostrum. http//@blogger.com

Rusdianto, A. R. S. Asih and Soekardono. 2014. Rearing Dairy Goats For Reducing Malnutrition And Increasing Farmers’ Income: A Case Study In Kerta Village, North Lombok, Indonesia. The Proceeding of 16thAsian Australian Animal Production. UGM, Yogyakarta, Indonesia. November 10 - 14. 2014.




DOI: https://doi.org/10.29303/jurnalpepadu.v2i4.351

Refbacks

  • There are currently no refbacks.