PENGENALAN BEBERAPA JENIS ADITIF DALAM PROSES PEMBUATAN SILASE DI KELOMPOK TERNAK SAPI PANTANG MUNDUR DESA NYEROT KECAMATAN JONGGAT LOMBOK TENGAH

Harjono Harjono, Yusuf Akhyar Sutaryono, Mastur Mastur, Oscar Yanuarianto

Abstract


Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang  dilaksanakan di Kelompok Peternak Sapi Pantang Mundur Desa Nyerot Kecamatan Jonggat Lombok Tengah  ini   bertujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan serta kemampuan  para peternak dalam  hal mengawetkan hijauan makanan ternaknya dalam bentuk silase (mengawetkan hijauan makanan ternak dengan kandungan air tinggi), serta dapat mempertimbangkan kapan dan pada kondisi hijauan yang bagaimana aditif perlu ditambahkan dalam proses pembuatan  silase   agar kualitas hijauan yang disimpan dapat dipertahankan kandungan nutrisinya.  Sehingga dari tambahan pengetahuan dan ketrampilan tersebut, peternak akan mampu   mengatasi kesulitan pakan pada saat-saat tertentu (musim kemarau), dan dengan pengetahuan tersebut peternak dapat menjamin ketersediaan pakan sepanjang tahun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan/metode: ceramah, tertulis dan demonstrasi. Melalui metode ceramah  disampaikan  pemahaman  dan penjelasan tentang cara mengawetan hijauan /rumput  agar dapat disimpan  dalam jangka waktu yang lama   sehingga dapat digunakan pada saat dibutuhkan.   Metode tertulis   disampaikan dengan memberikan diktat/brosur tentang   teknologi   pengawetan hijauan   pakan ternak serta pengenalan beberapa jenis  aditif yang bisa digunakan. Sedangkan metode demonstrasi, para peternak langsung memperaktekan cara  pembuatan silase dengan menggunakan beberapa jenis aditif seperti dedak padi dan molases. Menurut pengamatan sementara, pelaksanaan pelatihan ini dapat disimpulkan cukup berhasil, hal ini terlihat dari partisipasi aktif para peternak peserta. Kedepan  tim berharap peternak  dapat meningkatkan produktivitas ternak sapi yang dipelihara serta mampu mengatasi permasalahan ketersediaan pakan terutama pada saat  musim kemarau, disamping itu diharapkan juga dengan kegiatan  ini jumlah ternak yang mampu dipelihara oleh peternak dapat bertambah, karena selama ini peternak hanya mampu memelihara ternak  dalam jumlah yang  secara ekonomis kurang menguntungkan yaitu peternak hanya mampu memelihara maksimal 2- 3 ekor sapi. Dengan kegiatan  pelatihan  konservasi hijauan pakan ini diharapkan jumlah ternak  yang  mampu dipelihara akan dapat ditingkatkan. 

 


Keywords


penyuluhan , aditif silase

Full Text:

PDF

References


Anggraeny Y.N. dan Umiyasih Uum, 2007. Petunjuk Teknis Ransum Seimbang, Strategi Pakan Pada Sapi Potong. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Grati.

Harjono, Sutaryono Y. A., Budiardja N., Mastur, 2013. Kualitas Silase Rumput Raja (Pennisetum Purphureophoides) dengan Penambahan Beberapa Jenis Additive.

Laporan Penelitian. Lembaga Penelitian Universitas Mataram, Mataram.

Penambahan Beberapa Jenis Sumber Karbohidrat Mudah Larut. Laporan

Penelitian. Lembaga Penelitian Universitas Mataram. Mataram

Soedomo R., 1995. Forage Conservation. Universitas Gadjah Mada, Fakultas Peternakan, Laboratorium Hijauan Makanan Ternak




DOI: https://doi.org/10.29303/jurnalpepadu.v2i4.353

Refbacks

  • There are currently no refbacks.