PENGEMBANGAN BROKOLI DI DATARAN MENENGAH TUMPANGSARI DENGAN JAGUNG MANIS

Nurrachman Nurrachman, Herman Suheri, Rukmini Kusmarwiyah

Abstract


Jagung manis dan brokoli termasuk komoditas hortikultura yang mempunyai harga jual dan permintaan pasar yang cukup tinggi. Jagung manis dapat ditanam di dataran rendah, tetapi brokoli biasanya ditanam di dataran tinggi dengan temperature rendah.  Lahan pertanian di dataran tinggi semakin sempit, sehingga diperlukan perluasan areal tanam ke dataran medium, temperature cukup tinggi.  Oleh karena itu, penanaman brokoli di dataran medium memerlukan tanaman naungan agar suhu sekitar tanaman tidak terlalu tinggi, salah satunya tumpangsari dengan tanaman jagung manis. Tumpangsari adalah menanam lebih dari satu jenis tanaman pada areal yang sama dan waktu yang bersamaan dengan tujuan memanfaatkan faktor produksi yang secara optimal. Tumpangsari memiliki berbagai keuntungan diantaranya mengurangi resiko gagal panen, meningkatkan produktivitas lahan dan mendapatkan produksi pendapatan yang lebih tinggi.


Keywords


Jagung manis; Brokoli, Tumpangsari; produktivitas

Full Text:

PDF

References


Nurrachman, 2014. Laporan Pendampingan Petani Hortikultura Kabupaten Lombok Utara.

Kerjasama dengan BAPPEDA Kab. Lombok Utara.

__________, 2015. Laporan Pendampingan Petani Hortikultura Kabupaten Lombok Utara.

Kerjasama dengan BAPPEDA Kab. Lombok Utara

Sauqi., A., Jayaputra., Nurrachman. 2015. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengembangan

Pertanian Terpadu Di Dusun Amor - Amor Desa Gumantar Kecamatan Kayangan

Kabupaten Lombok Utara. Kerjasama BAPPEDA dengan LPPM.

Nurrachman, Suheri,H., Kusmarwiyah.,R., 2018. Peningkatan Produktivitas Lahan

Hortikultura Dengan Sistem Tumpangsari Di Desa Kayangan Kabupaten Lombok

Utara




DOI: https://doi.org/10.29303/jurnalpepadu.v2i4.360

Refbacks

  • There are currently no refbacks.