PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY MELALUI LESSON STUDY FOR LEARNING COMMUNITY (LSLC) UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS KIMIA SISWA SMA ZONASI NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT

Muntari Muntari, Muti'ah Muti'ah, Syarida Wahidah Al Idrus, Supriadi Supriadi

Abstract


Pelaksanaan proses pembelajaran selalu berorientasi pada penguasaan kompetensi oleh peserta didik. Salah satu kompetensi yang penting dimiliki oleh siswa adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi (high order thingking skills, HOTS). Berdasarkan hasil observasi di beberapa SMA dalam zonasi Narmada Kabupaten Lombok Barat diperoleh: (1) Kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran kimia rata-rata masih rendah; (2) Siswa kurang mendapat kesempatan untuk mengembangkan potensi kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran akibat penggunanaan model pembelajaran yang kurang sesuai; (3) Kemampuan guru dalam menerapkan model-model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah; dan (4) Guru melaksanakan pembelajaran secara individu sehingga sulit dalam mengevaluasi proses pembelajaran akibatnya perbaikan pembelajaran secara berkesinambungan sulit dilaksanakan. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pendampingan guru dalam mengimplementasikan lesson study for learning community (LSLC) berbasis zonasi untuk peningkatan kemampuan berpikir kritis kimia siswa. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru mata pelajaran kimia dari SMA Negeri 1 Narmada, SMA Negeri 2 Narmada, SMA Negeri 1 Lingsar, dan SMA NW Narmada. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan pelatihan, praktik pembelajaran, dan refleksi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap: tahap pertama sosialisasi dan workshop tentang LSLC, kemudian pada tahap kedua praktik lesson study (LS). Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah: (1) Kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran kimia perlu secara terus menerus diupayakan peningkatannya melalui berbagai inovasi pembelajaran, salah satunya adalah dengan menerapkan pembelajaran guided discovery; (2) Meningkatnya pemahaman guru terkait prinsip, manfaat, dan ruang lingkup lesson study dan LSLC secara tepat; dan (3) Meningkatnya semangat guru untuk melaksanakan perbaikan pembelajaran berbasis lesson study yang terdiri atas tahapan perencanaan (plan), pelaksanaan pembelajaran dan observasi (do), dan refleksi (see), serta re-design.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prosiding PEPADU Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat

(E-ISSN: 2715-5811)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mataram

Jalan Pendidikan No. 37 Mataram