Pengenalan Paket Teknologi Tanaman Jagung Umur Super Genjah dan Stay-green Di Kabupaten Lombok Utara

Authors

  • I Wayan Sudika Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram
  • I Wayan Sutresna Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram
  • Dwi Ratna Anugrahwati Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram
  • I Gusti Putu Muliarta Aryana Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram
  • A.A. Ketut Sudharmawan Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram

Abstract

Calon varietas unggul komposit tanaman jagung super genjah dan bersifat stay-green untuk lahan kering, telah dihasilkan melalui kegatan pemuliaan oleh Staf Fakultas Pertanian Unram. Calon varietas tersebut perlu diperkenalkan kepada petani di lahan kering; salah satunya di kabupaten Lombok Utara. Upaya untuk memperkenalkan calon varietas tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, tujuan pengabdian kepada masyarakat, yaitu menambah pengetahuan petani di bidang karakteristik tanaman jagung super genjah dan stay-green; pengetahuan tentang teknik pembuatan benih jagung komposit dan memperkenal paket teknologi penanaman jagung super genjah dan stay green di lahan kering. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah metode pendidikan orang dewasa (POD) dengan teknik partisipatif. Selain itu, dibuat pula demplot. Kegiatan dilakukan mulai pertengahan bulan Mei sampai dengan awal bulan September 2019. Hasil pengabdian bahwa terjadi peningkatan pengetahuan petani di bidang karakteristik tanaman jagung super genjah, teknik pembuatan benih jagung komposit dan peranan bahan organik dalam tanah akibat telah dilaksanakan pertemuan, diskusi dan pengamatan pada demplot. Keempat paket teknologi jagung Super genjah lebih awal panen dibandingkan paket cara petani yang menggunakan varietas hibrida NK212. Rata-rata bobot tongkol kering panen pada paket super genjah dengan pupuk kandang sapi pada kedua sistem tanam sebesar 22,515 kg/ubinan (10,051 t/ha) sama dengan penggunaan petroganik sebesar 22,935 kg/ubinan (10,239 t/ha). Petani disarankan untuk menggunakan paket jagung super genjah yang menggunakan pupuk petroganik sebanyak 600 kg per hektar dengan sistem tanam jajar legowo atau tunggal

Published

2019-12-27

Issue

Section

Tema 3 : Inovasi dalam Penerapan Teknologi Tepat Guna