PENGEMBANGAN SOAL-SOAL BERBASIS HOTS DI PONDOK PESANTREN ATTAMIMY BRANGSAK PRAYA

Bulqis Nebulla Syechah, Marwan Marwan, Syamsul Bahri, Lailia Awalushaumi, Muhammad Rijal Alfian

Abstract


Persentase soal yang membutuhkan daya nalar tinggi atau HOTS (High Order Thinking Skill) pada Ujian Nasional matematika 2018 meningkat menjadi 10%. Soal HOTS tersebut akan menguji penalaran dan pemahaman siswa. Hasil studi internasional Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan prestasi kemampuan peserta didik Indonesia sangat rendah dalam hal yaitu; memahami informasi yang kompleks; teori, analisis, dan pemecahan masalah; pemakaian alat, prosedur dan pemecahan masalah; dan melakukan investigasi. Hal tersebut terjadi karena guru cenderung menggunakan buku penunjang yang didalamnya jarang ditemukan soal dengan kriteria HOTS. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pada soal berbasis HOTS terhadap guru dan murid serta guru mampu mengembangkan soal-soal matematika berbasis HOTS. Metode yang dilakukan pada proses pengabdian ini adalah pemberian materi, pembahasan soal-soal berbasis HOTS dan menyebarkan kuesioner sebagai feedback dari guru SMP Islam dan Madrasah Aliyah Pondok Pesantren At-Tamimy. Hasil dari evaluasi kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa sebelum kegiatan dan sesudah kegiatan pengabdian terlihat bahwa pemahaman guru tentang soal-soal yang berbasis HOTS meningkat.

 

Kata kunci: HOTS (High Order Thinking Skill)


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prosiding PEPADU Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat

(E-ISSN: 2715-5811)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mataram

Jalan Pendidikan No. 37 Mataram