SOSIALISASI PANGAN FUNGSIONAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN YOGHURT JAGUNG DI UKM SASAK MAIQ

Authors

  • Mutia Devi Ariyana Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram Jalan Majapahit No. 62 Mataram, 83125
  • Baiq Rien Handayani Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram Jalan Majapahit No. 62 Mataram, 83125
  • Moegiratul Amaro Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram Jalan Majapahit No. 62 Mataram, 83125
  • Tri Isti Rahayu Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram Jalan Majapahit No. 62 Mataram, 83125
  • Sri Widyastuti Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram Jalan Majapahit No. 62 Mataram, 83125
  • Nazaruddin Nazaruddin Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram Jalan Majapahit No. 62 Mataram, 83125

Abstract

Yoghurt jagung merupakan minuman fungsional yang dapat menjadi pilihan masyarakat untuk memelihara kesehatan dan imunitas tubuh namun tetap memiliki rasa yang lezat. Karakteristik ini menjadikan yoghurt jagung memiliki potensi ekonomi untuk dikembangkan sebagai peluang usaha di masyarakat. Hal ini didukung oleh ketersediaan sumber daya jagung yang memadai. Pengembangan yoghurt jagung bermitra dengan UMKM Sasak Maiq yang secara konsisten mengolah produk berbahan baku jagung dalam bentuk jus jagung. Kegiatan pelatihan pembuatan yoghurt jagung ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan UMKM Sasak Maiq dalam membuat yoghurt berbahan baku jagung manis. Kegiatan pelatihan diharapkan dapat membuka peluang bagi mitra untuk mengembangkan produk baru yang memiliki nilai tambah baik secara fungsional maupun ekonomis dari produk yang sudah ada sebelumnya. Kegiatan pelatihan diikuti oleh anggota kelompok dan pemilik UMKM Sasak Maiq. Kegiatan meliputi pengenalan yoghurt jagung, pelatihan pembuatan yoghurt jagung hingga pengemasan dan pelabelan yoghurt jagung. Hasil kegiatan mengindikasikan bahwa peserta sudah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan yoghurt jagung berdasarkan indikator capaian yaitu 100% peserta mengetahui manfaat yoghurt bagi kesehatan, 90% peserta memahami peran bakteri dalam fermentasi yoghurt, 95% peserta mengetahui tahapan pembuatan yoghurt jagung, 90% peserta memahami cara sterilisasi kemasan yoghurt, 95% peserta mengetahui cara pengemasan yoghurt jagung dan 90% peserta memahami informasi yang harus dicantumkan dalam label kemasan yoghurt jagung. Pemahaman peserta juga ditunjukkan dengan kemampuan peserta menghasilkan produk yoghurt jagung melalui praktik mandiri. Selain itu, dengan memberikan pelatihan mengenai pengemasan dan pelabelan, UMKM Sasak Maiq juga tidak hanya siap memproduksi tetapi juga memasarkan produk yoghurt jagung sebagai bentuk diversifikasi olahan jus jagung yang selama ini mereka produksi. Kata kunci: pangan fungsional; sasak maiq; yoghurt jagung

Published

2021-12-15

Issue

Section

Articles